Kuil mengubah krisis banjir menjadi peluang Loy Krathong

Sementara kuil-kuil banjir lainnya sibuk mengering, satu di Samut Prakan memanfaatkan kesempatan berair sebaik-baiknya pada hari Loy Krathong.

“Ini adalah pertama kalinya kuil mengadakan acara Loy Krathong di sekitar aula penahbisan utama,” sebuah undangan di halaman Facebook Wat Arsasongkhram menyatakan pada malam festival.

Kuil di distrik Phra Pradaeng adalah korban dari gelombang pasang di Sungai Chao Phraya yang membanjiri tempat dan kotamadya kurang dari seminggu yang lalu.

Alih-alih mengalirkan air banjir dari seluruh kompleks, Phra Pradit Apayo datang dengan ide untuk menjaga ruang di sekitar kapel utama tergenang hingga kedalaman sekitar 40 sentimeter sehingga orang akan merayakan acara tersebut dalam suasana yang unik.

Sumber: Bangkokpost.com

Idenya disetujui oleh kepala biara Phra Metheethammasarn dan pada Jumat malam itu menarik orang yang mencari kesempatan untuk mengapungkan krathong mereka dalam suasana yang belum pernah mereka alami sebelumnya.

Phra Pradit mengatakan para jamaah juga bisa berjalan-jalan sebentar untuk masuk ke dalam aula utama untuk memberi penghormatan kepada patung Buddha utama untuk keberuntungan setelah melihat krathong mengambang mereka mengelilingi kapel.

Ide unik itu dapat membantu orang mengurangi stres mereka dari wabah Covid-19, tambah biksu itu.

To see the original news release, click : Temple turns flood crisis into Loy Krathong opportunity. For more information about, visit : bangkokpost.com

Share This

Leave a Reply

Your email address will not be published.