3 Hal yang Perlu diketahui Soal Protes ke Pemerintahan Thailand

Beberapa hari ini protes anti pemerintah di Thailand terus meningkat. Bahkan aksi protes ini sampai diketahui oleh masyarakat yang berada di luar Thailand. Hal protes ini tentunya sangat langkah di Thailand karena kita tau bahwa pemerintah sangat menolak adanya kritik dan dapat dengan mudah memenjarakan seseorang yang melawan otoritas dari pemerintah. Nah ini dia alasan kenapa masyarakat sana berani untuk mempertaruhkan keamanan pribadi dengan melaksanakan aksi protes ini.

  • Aksi protes ini kebanyakan dilakukan oleh para mahasiswa dengan menuntut untuk Perdana Mentri Prayuth Chan-ocha segera mundur dan membentuk konstitusi baru. Pembentukan konsititusi baru ini berupa pembatasan kekuasaan yang diberikan kerjaan serta penghentian dari sikap anti kritik dan anti oposisi. Menurut para aktivis dan pemuda hasil Pemilu dari Perdana Mentri Prayuth ini penuh dengan kecurangan
  • Masyrakat dilarang untuk mengkritik dari otoritas dan kerajaan dengan bebas, bagi yang mencemooh Raja diberikan hukuman maksimal 15 tahun penjara. Bulan Juli lalu waragnet Thailand menunding pemerintah yang terlibat dalam hilangnya aktivis pro demokrasi Wanchalearm Satsaksit yang berada di Kamboja sejak 2014 ketika militer mengambil alih pemerintahan dan Prayuth sendiri membantahnya. Aksi kecil yang dilakukan pun dibubarkan pemerintah dengan dalih status darurat akibat Covid-19. Namun mereka gak menyerah dan kembali meningkat sejak awal Agustus. Parit Chiwarak seorang mahasiswa yang memimpin aksi protes ini ditangkap polisi minggu lalu. Ia ditangkap atas tuduhan menghasut orang lain untuk melawan otoritas sah, penyerangan serta penyelenggaraan acara yang menyebabkan penyakit
  • Pengkapan Parit Chiwarak tentunya gak membuat aksi mereka menjadi ciut. Mereka tetap menyuarakan kritik serta tuntutan mereka. Dikabarkan ada dua kelompok yaitu Free People dan mahasiswa dari Thammasat University ini mengumumkan akan menggelar protes lebih besar pada September. Untuk kelompok mahasiswa Thammasat menuntut reformasi monarki kemudian kelompok Free People menuntut adanya pembubaran parlemen, amandemen konstitusi dan penghentian ancaman oleh pemerintah terhadap warga yang memberikan kritik.

Nah ini dia yang perlu kalian ketahui dari aksi protes ini. Kita berdoa saja yang terbaik untuk Pemerintah Thailand.

Share This

Leave a Reply

Your email address will not be published.