Karantina Lebih Cepat Apabila Tes Turis Berhasil

Tujuh hari karantina untuk turis asing bisa dilakukan dari November jika turis gelombang pertama yang masuk di bulan Oktober bebas dari penularan Covid-19, kata the Tourism and Sports Ministry.

Image Source: Royal Thai Army

Setelah rapat kabinet pada hari Selasa yang akan datang, pemerintah akan mengumumkan tentang detail dari Special Tourist Visa (STV) yang akan memperbolehkan turis untuk menetap lama, ini adalah kedatangan internasional yang pertama dalam enam bulan, akan memasuki Thailand dari 1 Oktober, kata Tourism and Sports Minister Phiphat Ratchakitprakarn.

Jika dua grup pertama dari 300 turis asing menjalani 14 hari karantina pada 15 Oktober dan 21 Oktober tanpa adanya kasus posisif, maka Menteri berencana untuk mengajukan peningkatan angka dari turis setiap minggunya mulai dari 1 November.

“Hanya 300 turis setiap minggu tidak akan cukup untuk mengisi seluruh kebutuhan dan membantu operator,” kata Mr Phiphat. “Tetapi, semuanya harus memenuhi kapasitas tenaga kesehatan dari Menteri Kesehatan untuk menyiapkan tes swab.”

Contohnya, the Phuket Provincial Public Health Office bisa menyediakan pelayanan tes swab sebanyak 1,000 tes setiap harinya.

Menteri juga sudah berbicara ke rumah sakit swasta untuk menyediakan lebih banyak tenaga kesehatan untuk melakukan tes Covid-19 di bandara, atau memperbolehkan grup dari turis untuk melakukan tes di fasilitas ASQ (Alternative State Quarantine) daripada hanya bisa melakukannya di bandara.

Jika rencana ini berjalan dengan lancar, Menteri akan mempertimbangkan untuk mengurangi karantina menjadi tujuh hari di pertengahan November, kata Mr Phiphat.

Dikatakan juga bahwa turis tetap harus melakukan dua tes swab, yaitu tes strip dan tes Polymerase Chain Reaction (PCR).

“Jika dalam rencana ini ada lima kasus positif dari 300 turis, rencana untuk menerima turis asing juga tetap akan dilaksanakan,” kata Mr Phiphat. “Tetapi kita akan mencari jalan lain untuk menghadapi situasi ini.”

Sementara itu, the Tourism Council of Thailand (TCT) menyimpulkan situasi pariwisata kepada Mr Phiphat setelah perwakilan berkunjung ke Chiang Mai, Phuket, Prachuap Khiri Khan, Udon Thani dan Rayong untuk mendengar tentang masalah dari operator lokal dan mencari solusi.

Presiden TCT Chairat Trirattanajarasporn mengatakan bahwa pemerintah harus mencari cara untuk membantu operator agar mereka bisa kembali bangkit dari krisis.

Dewan dari Thailand juga memperkirakan apabila pariwisata mancanegara sudah kembali normal, maka turis asing yang datang ke Thailand bisa menghasilkan 60 juta, menyumbangkan 25% dari GDP di tahun 2023.

To see the original news release, click : Shorter quarantine if tourist test succeeds For more information about, visit : https://bangkokpost.com

Share This

Leave a Reply

Your email address will not be published.