Penerbangan Internasional ke Thailand Masih Dilarang

Larangan untuk penerbangan internasional masih tetap dilakukan karena masih banyak negara yang melawan Covid-19, kata the Civil Aviation Authority of Thailand (CAAT) pada hari Rabu.

Image Source: Akira Kodaka

Untuk larangan ini bersifat tak terbatas, kata direktur CAAT Chula Sukmanop dan the Centre for Covid-19 Situation Administration (CCSA) akan terus memperhatikan situasi global sebelum memutuskan diperbolehkannya penerbangan internasional kembali dilakukan.

Mr Chula menyatakan the Joint Standing Committee on Commerce, Industry and Banking (JSCCIB) telah memberitahu pemerintah bahwa banyak orang asing yang berencana untuk datang ke Thailand mengurus bisnis yang ada, sehingga sekarang sedang dilakukan cek oleh pejabat apakah masih ada kuota fasilitas untuk state quarantine (ASQ).

Untuk akomodasi yang tidak difasilitasi oleh Pemerintah masih berusaha untuk mendapatkan sertifikat dari ASQ, kata Mr Chula, sehingga untuk mereka yang ingin masuk ke Thailand harus membayar biaya karantina sendiri.

Mereka juga harus memberitahu pejabat yang ada di Thailand sebelum berangkat ke Thailand mengenai dimana mereka akan tinggal dan melakukan karantina yang bersifat wajib selama 14 hari.

Bagi orang asing yang membutuhkan perawatan medis di Thailand tetap harus menjalani program masuk khusus dan akan dikarantina selama 14 hari di rumah sakit yang bersangkutan untuk memastikan mereka tidak membawa virus corona, kata Mr Chula, ditambahkan: “Untuk sekarang, masih belum ada penerbangan yang diperolehkan untuk masuk atau keluar dari Thailand dan hanya beberapa orang asing yang mengurus bisnis yang diperbolehkan untuk memasuki Thailand.”

Orang yang telah disebutkan ini, dengan warga negara Thailand yang ingin kembali ke Thailand dengan penerbangan khusus, telah mengatur perjalanannya terlebih dahulu, kata Mr Chula.

Mereka yang akan masuk ke Thailand juga dibatasi sebanyak 500 orang per hari dengan mengikuti peraturan yang ada sehubungan dengan Covid-19.

Turis yang ingin berlibur ke Thailand masih dilarang untuk masuk, karena belum ada perjanjian kerjasama dengan negara lain, kata Mr Chula.

Juru bicara dari Foreign Ministry, Cherdkiat Atthakor, menyatakan bahwa sebanyak 102 warga negara Thailand dari ibu kota Uzbekistan yaitu Tashkent sudah sampai di bandara Thailand pagi ini, berangkat dari Uzbekistan hari Rabu menaiki Uzbekistan Airways Flight HY3609.

Penumpang yang bersangkutan semuanya terbukti negatif sebelum diperbolehkan untuk menaiki penerbangan, kata Cherdkiat Atthakor.

Dari 102 orang tersebut, 94 orang adalah pekerja dari Thailand yang bekerja di Uzbekistan dibawah program kerjasama, tujuh diantaranya bekerja di spa dan sisanya memang tinggal di Uzbekistan.

102 orang tersebut hampir semuanya menanggung biaya sendiri, kecuali dua pekerja spa.

To see the original news release, click : No end in sight for flights ban For more information about, visit : https://bangkokpost.com

Share This

Leave a Reply

Your email address will not be published.