Asosiasi Agen Thai Travel Mendesak Pariwisata Bebas Karantina

Adanya kerjasama dengan negara yang beresiko rendah dalam penularan Covid-19 untuk tidak diperlukan karantina sangat penting untuk membantu industri pariwisata, karena banyaknya turis yang ingin masuk ke Thailand kata the Thai Travel Agents Association (TTAA).

Image Source: ABC News

Suthiphong Pheunphiphop, presiden dari TTAA, mengatakan jika tidak ada kenaikan kasus di Thailand atau di luar negeri, industri pariwisata bisa terus meningkat pada Juni tahun depan, dimulai dari bagian Asia Tenggara, apalagi bila tidak diperlukannya karantina dalam negeri.

Dikatakan bahwa ini adalah langkah pertama, yang akan memenuhi bandara dengan adanya penerbangan keberangkatan.

“Diperlukannya karantina adalah sebuah beban untuk pariwisata. Jika orang bisa berpergian tanpa perlu karantina, baik di tujuan destinasi atau negara asal, maka akan lebih banyak perjalanan yang bisa dilakukan, meskipun tanpa adanya vaksin,” kata Mr Suthiphong.

Beberapa orang mengharapkan vaksin Covid-19 akan bisa dirilis pada tahun depan, tetapi sebagian juga menginginkan untuk berpergian dengan protokol kesehatan dan juga akan menjaga diri sendiri pada saat mereka berada di luar negeri, kata Mr Suthiphong.

Masyarakat sudah menyesuaikan kehidupan mereka di masa pandemi ini, tetapi keinginan untuk berpergian setelah terkurung di dalam rumah masing-masing selama satu tahun lamanya akan membuat ekonomi kita meningkat dimulai dari pertengahan tahun depan, kata Mr Suthiphong.

Peningkatan akan terjadi karena adanya Olympic Games di Tokyo, yang dijadwalkan pada bulan Juli dan Agustus tahun depan. Jepang adalah salah satu negara tujuan favorit dari warga negara Thailand.

Banyak sekali orang Thailand yang ingin menyaksikan langsung Olympic Games, jika mereka memang jadi diadakan, kata Mr Suthiphong.

Semua harapan ini juga tergantung pada Thailand dan negara yang bekerjasama dengan Thailand. Tour yang ada juga harus mengikuti peraturan ketat dari Menteri Public Health and Foreign karena situasi yang tidak menentu dan beberapa negara lebih memilih untuk membantu ekonomi lokal, untuk mengembalikan perekonomian mereka.

Setengah dari 800 tour agensi yang merupakan anggota dari TTAA untuk sementara ini juga tutup.

“Asosiasi ini telah memberikan dukungan kepada para anggota untuk merubah fokus mereka ke tur domestik agar bisa tetap bertahan sampai tur internasional bisa berlangsung mulai dari tahun depan,” kata Mr Suthiphong.

Tour juga berharap dengan melakukan ini bisa memberikan pelayanan tour domestik premium untuk warga lokal yang sudah terbiasa berpergian di luar negeri.

Paket yang diberikan mulai dari 10,000 baht untuk tiga hari lamanya dan 30,000 baht untuk tujuh hari lamanya.

Menurut data dari TTAA, ada 11 juta turis Thailand yang menghabiskan sekitar 430 miliar baht di luar negeri pada tahun 2019.

To see the original news release, click : Thai Travel Agents Association urges quarantine-free tourism For more information about, visit : https://bangkokpost.com

Share This

Leave a Reply

Your email address will not be published.